Minggu, 24 April 2016

Ahhh, mungkin ini hikmahnya!

Bismillaah
Rasanya waktu berputar begitu cepat. Jika diibaratkan, mungkin ini air panas yang berubah menjadi uap, tak terasa prosesnya, yang pasti telah berubah, telah berlalu. Lantas aku ingat, waktu tidak bisa dipersingkat, namun bisa untuk disia-siakan. Astagfirullaah. Masih hangat diingatan ku ketika hari pengumuman SBMPTN, rasanya mengingat hari itu membuat aku berpikir akan sesuatu. Begitu sedihnya saat itu, lalu aku melakukan segala hal yang sekiranya bisa menenangkan hati, "Ya Allah, kalau ini memang yang terbaik untukku, aku terima, aku mohon teguhkanlah hatiku, dan jadikanlah aku orang yang sabar,"setidaknya itu adalah salah satu penenang. Aku percaya Allah punya rencana yang lebih baik, I do believe there's time for anything. Akhirnya aku memutuskan menunda untuk tidak kuliah di tahun 2015 dan kembali mengikuti tes di tahun 2016.
Menunda? Setahun? Ngapain aja?
Tentu bagi ku ini tidak mudah, apalagi di bulan-bulan awal aku merasakan setiap hari hanya bertambah tua saja, tanpa ada perbaikan dari diri. Untungnyaa masih ada teman yang baik, aku samarkan yaa, namanya adalah Fatimah. Ia mengajak ku mengikuti salah satu unit di Salman ITB, Mata', yaa, Majelis Ta'lim.
Hari pertama itu ta'aruf dengan anggota Mata', aku berusaha mengingat namanya satu-satu. Agenda rutin Mata' itu diadakan di hari sabtu bada dzuhur. Sungguh, aku bahagia. Aku bisa berkenalan dengan banyak orang yang sholehah, jadi teringat perkataaImam Hasan al-Bashri,

استكثروا من الأصدقاء المؤمنين فإن لهم شفاعة يوم القيامة
”Perbanyaklah berteman dengan orang-orang yang beriman. Karena mereka memiliki syafaat pada hari kiamat.”
Aku berharap kami akan dipertemukan di surga-Nya. Ahhh, mungkin ini hikmahnya.
Inten, tempat bimbingan belajar yang aku pilih pada akhirnya, mempertemukan aku dengan banyak orang baru yang tentu tidak kalah luar biasanya. Aku akan menyamarkan nama mereka juga, ada Maryam, Firdausy, Humairah dan Jamillah.
Entah apa motivasi awalku mengajak mereka ke sebuah kajian yang pada akhirnya membuat kita rutin mengikuti kajian itu, alhamdulillaah--lagi--.
Lalu lambat laun ada perubahan yang mencolok dari Firdausy dan Humairah, ternyata mereka termotivasi untuk mengenakan kerudung yang syar'i. Mungkin mereka takjub dengan Maryam, dan akhirnya memutuskan untuk berhijrah, lillaah, kaffah, insyaa Allah.
Tentu hidayah itu datang dari Allah, namun mereka berusaha menjemputnya. Hai Firdausy dan Humairah, aku berharap Allah memberi banyak kebaikan untuk kalian. Apakah kalian tahu siapa yang paling sering mengingatkan sholat di awal waktu? Sholar dhuha? Rawatib? Bahkan tahajud? Jawabannya adalah mereka. Yaa, Maryam, Firdausy, Humairah dan Jamillah. Ahhh, mungkin ini hikmahnya.
Setelah 6 bulan berlalu, tibalah ujian semester I Mata', alhamdulillaah aku masih bisa hadir mengikuti tes itu dan mendapat undangan mengikuti DP2Q, namun sayang karena berbentrokkan dengan jadwal Try Out di Inten, akhirnya aku tidak ikut, hmm Inten adalah prioritas utamaku saat ini karena ini amanah orang tua. Semester II pun tiba, aku masih terbiasa dengan agenda-agenda ini, mentoring teh Zsazsa, ikut kajian Abu Takeru, Mata', kumpul FIKA, liqo Ust. Zeno dan ada yang baru nih hehe. Alhamdulillaah-
-lagi-- aku diajak oleh temanku dari Mata' namanya Aisyah untuk ikut menjadi panitia persiapan ramadhan di Salman. Ada kesibukan baru, namun aku sangat menikmatinya dan aku senang.Ahhh, mungkin ini hikmahnya.


يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِن تَنصُرُوا۟ ٱللَّهَ يَنصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ

"Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu." (QS. Muhammad:7)

0 komentar:

Posting Komentar

 
;