Rabu, 27 Januari 2016

Nasihatku Untukku


Mulailah berdamai dengan perasaan. Sakit itu, kamu yang buat sendiri. Siapa suruh kamu berharap pada makhluk? Lepaskanlah, kelak dia akan datang dengan cara yang indah. Berkaca dari kejadian beberapa waktu silam ketika telepon genggam tiba-tiba menghilang dan ditemukan lagi di tempat yang tak terduga dengan kondisi sim card sudah dicabut. Namun, percayalah.. Apa yang memang milikmu, Allah akan kembalikan, dengan cara yang menakjubkan, yang membuatmu selalu tersenyum membayangkannya, yang membuat sedikit merinding karena kemustahilan-kemustahilan yang terjadi di depan mata.

Allah bisa membuat segala kemungkinan untukmu. Maka, bersabarlah. Hal kecilpun jika itu memang ditakdirkan untukmu, ia takkan luput. Apalagi masalah besar, seperti.. jodoh, rezeki dan lainnya. Jika kamu mulai merasakan hal yang aneh di dalam hati, pastikan itu bakteri baik merah jambu, bukan bakteri merah jambu yang membuat kamu menjauh dari Allah terlebih lagi melakukan zina. Cinta itu fitrah, tapi bukan berarti kita harus terlena. Al-Qur’an pun mengatakan fitrah manusia itu selalu berkeluh-kesah tapi itu tidak berarti kita pasrah saja bukan?

“Sungguh, manusia diciptakan bersifat suka mengeluh.” (Al-Ma’arij:19)

Bujuklah Allah yang memilikinya—teringat kisah Nabi Yusuf a.s dan Zulaikha—, dekati Allah yang bisa membolak-balik hati manusia. Tidak usah menunggu yang tidak pasti. Jika ada yang serius denganmu, dia akan memuliakanmu dengan cara mendatangi ayahmu. Tidak ada solusi bagi dua orang yang saling mencintai selain menikah. Namun saat ini, itu masih terlalu jauh untuk ke arah sana. Maka cukup! Berdoalah, jaga pandangan, jangan membuatnya semakin menjadi-jadi.

“Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu mengingat (kebesaran Allah)” (Adz-Dzariyat:49)

Bukankah banyak hal yang harus kamu kerjakan? Bukankah masih banyak masalah yang lebih penting? Bagaimana dengan membantu orang tua? Menjadi anak yang sholehah? Membaca atau bahkan menghafal Al-Qur’an? Memikirkan keberlanjutan dakwah untuk adik-adik di SMA? Memikirkan SBM yang hanya 4 bulan lagi? Atau mungkin hal sederhana seperti membereskan kamar?

0 komentar:

Posting Komentar

 
;